Welcome to kocomon.blogspot.com
go to my homepage
Go to homepage

Senin, 27 Juni 2011

Membuat logo keren menggunakan Photoshop


Di tutorial ini, saya akan kasih tau gimana caranya membuat efek cahaya yang keren, dan pada dasarnya beberapa efek pencahayaan menggunakan efek Blur dan Blend Mode.

 

Langkah 1

Buat dokumen baru. Pada background layer, klik layer>layer style pilih Gradient Overlay dengan warna hitam and hijau (#9dc5c7). Ganti style’nya menjadi radial.






Langkah 2

Buatlah layer baru. Set warna background menjadi hitam putih. Lalu Filter>Render>Clouds. Namai layer dengan nama “Clouds.”

Langkah 3

Ubah blend mode menjadi Multiply, ganti opacity menjadi 60%. Copy layer tersebut lalu beri nama Radial Blur, lalu klik Filter>Blur>Radial Blur. Setinglah seperti gambar dibawah.

Langkah 4

Copy layer background, lalu geser layer di urutan paling atas. Namai dengan nama Gardient Light, lalu klik layer style. Ubah Fil Opacity 0%. Setelah itu klik Gradient Overlay, ubah blend mode menjadi Color Dodge dan ubah scale menjadi 100%. Gunakan gambar dibawah sebagai refrensi.

Langkah 5

Letakan logo anda di tengah-tengah disini saya make logo hati. Lalu klik layer style. Klik Color Overlay ganti dengan warna hitam, lalu klik Bevel and Emboss setinglah seperti gambar dibawah.

Langkah 6

Buatlah layer baru lalu namai dengan nama “lights” lalu pindahkan layer ini kebelakang layer logo. Lalu klik Ellipse Tool (U) dan buatlah lingkaran dibelakang logo. Lalu gunakan Pen Tool (P), buatlah semacam cahaya yang bersinar dibelakang logo. Gunakan gambar dibawah sebagai refrensi. Pastikan semua objek yang kita bikin di langkah ini berada di belakang logo.

Langkah 7

jika sudah, kita blur garis-garisnya. Klik Filter>Blur>Gausuian Blur. Oh ya, untuk setiap garis buatlah ukuran yang berbeda untuk efek blur’nya. Buatlah gambar di bawah sebagai refrensi.

 

Langkah 8

Klik folder Lights, lalu ubah blend mode’nya jadi Color Dodge. Lalu klik layer style ganti fill Opacity jadi 50%.

 

Langkah 9

Gunakan Ellipse Tool (U), buatlah lagi lingkaran kecil, tapi kali ini kita pindah di depan logo. Lalu beri efek blurr.



Hasil Akhir

Sekarang anda bisa membuat semacam text yang anda inginkan, anda juga bisa memberikan efek ini ke teks yang anda buat nanti. Selamat mencoba


Sumber: Abduzeedo




Penasaran..?? Lanjooot disini bacanya.......

Jumat, 24 Juni 2011

Rabu, 22 Juni 2011

Belajar Sablon Kaos


Dalam halaman ini saya akan membahas tentang SABLON, Sablon kaos khususnya.
Pembahasan tentang cetak sablon T-shirt ini terbagi dalam 3 bagian, yaitu pembuatan klise, proses afdruk screen, dan proses ceteak sablon.




1. PEMBUATAN KLISE

Untuk membuat klise atau film, ada dua cara, yaitu secara manual dan menggunakan komputer.

  • Pembuatan klise secara manual

(Jika anda membuat klise dengan komputer lewati bagian ini.)
Proses pembuatan klise meliputi separasi warna. Proses ini dapat dilakukukan secara manual mengunakan kertas kalkir atau Kodaktrace. Untuk klise kertas kalkir menggunakan tinta cina, (atau dapat juga memakai printer), atau rapido. Sedangkan untuk kodaktrace menggunakan tinta abdek.

Baik orang maupun alat pembuat klise bisa disebut tracer atau penjiplak, karena yang dikerjakan tracer adalah menjiplak gambar dengan memisahkan setiap warna kedalam satu lembar filem kodaktris atau kalkir. Jika gambar menggunakan 5 warna maka dibuatkan 5 lembar film masing masing dengan warna berbeda.

Untuk membuat klise secara manual diperlukan alat dan bahan sebagai berikut:

  1. Meja Gambar

Meja pembuatan klise atau film yang baik harus memenuhi syarat sebagai berikut:
a. terdapat alas yang sedikit miring dengan kaca setebal 5 mm sebagai tempat film/gambar
b. terdapat sedikit bidang datar pada meja untuk meleteakan tinta dan peralatan gambar lain.
c. memiliki sumber cahaya yang cukup untuk bagian atas, sementara bagian bawah meja diberi lampu pijar yang cukup terang.
d. posisi meja buatlah senyaman mungkin dengan tempat anda duduk
e. meja dalam kondisi kokoh dan tidak mudah goyang.


2. Alat Gambar

Alat gambar ini berupa satu set peralatan gambar yang meliputi:
a. satu set jangka
b. trekpen
c. kuas berbagai jenis
d. pena, penggaris berbagai jenis


3. Tinta Gambar

Tinta yang dipakai untuk menggambar diatas permukaan klise/ film berupa cat abdek atau rapido.


Untuk membuat klise, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Tempatkan gambaran yang telah di desain di bawah kodaktrace. Supaya tidak bergerak , pasang selotip atau isolasi transparan di setiap sisinya.
  • Dengan bantuan cahaya dari bawah meja, maka proses penjiplakan dapat dilakukan dengan kuas atau pena, tergantung jenis garis yang di jiplak.
  • Terlebih dahulu berikan tanda silang pada klise yang akan digunakan untuk menggambar pada keempat sudutnya. Gunanya adalah sebagai patokan posisi, agar gambar tidak berubah posisinya.
  • Proses penjiplakan sebaiknya dilakukan dengan memilih warna yang lebih uda dahulu, baru kemudian disusul dengan warna yang lebih tua. Setiap warna dibuatkan klise sendiri. Setelah klise pertama selesai, klise ke dua sebaiknya ditempatkan diatas klise pertama. Jangan lupa beri selotip agar posisinya tidak berubah. Gambar desain asli etap di posisi paling bawah.




  • Pembuatan klise dengan menggunakan komputer

Pada pembuatan klise menggunakan komputer dapat langsung dilakaukan pemisahan warna pada saat proses print diatas kertas kalkir atau plastik mika dilakukan. Hal ini bisa di sebut dengan istilah repro atau separasi warna.
Untuk membuat klise, peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

a. Hardware
untuk perangkat keras yang dibutuhkan adalah:
1.Satu unit perangkat komputer dengan kemampuan:
a). dapat menampilkan grafik terbaik, yang ditentukan VGA.
b). kemampuan kerja yang cepat tanpa mengalami hang. Hal ini di tentukan oleh memori, semakin cepat komputer mengakses perintah yang kita berikan. Setidaknya menggunakan memori 512 MB atau yang lebih tinggi.

2. Printer laserjet
Printer laserjet ini harus dapat mencetak di kertas beruuran A3 karena ukuran T-shirt sekitar 40 x 60 cm. Jangan menggunakan printer dengan warna inkjet dyes kaarena tintanya tidak dapat menempel kuat pada kertas kalkir. Printer lasaerjet menggunakan tinta toner berwarna hitam pekat yang dapat menghambat cahaya pada saat proses afdruk.
3. Scanner
Scanner ini harus memiliki resolusi yang babik agar gambar yang diperoleh dapat menyamai aslinya.

b. Software
1. CorelDraw X4 atau versi sebelumnya, InkDesign, Photoshop atau software design grfis lainya.
2. system operasi Windows XP atau Linux

c. Kertas Kalkir
Gunakakn kertas kalkir dengan ketebalan yang cukup. Jagan terlalu tipis agar gambar yang dihasilkan tidak mengkerut dan jangan pula terlalu tebal, karena dapat menghambat cahaya pada proses afdruk. Permukaan kertas harus rata.

Setiap Software design grafis telah menyediakan fasilitas cetak separasi warna. Komputer secara otomatis akan mencetak per-warna.
Penasaran..?? Lanjooot disini bacanya.......

Minggu, 19 Juni 2011

Membuat Lampu Neon Menggunakan Photoshop


Banyak yang nanya, gimana sih bikin Efek Lampu Neon,…?. Nahh,, Di tutorial ini saya akan kasih beras tau, gimana caranya menciptakan efek cahaya yang bagus menggunakan Photoshop. Ga sulit kok kita cuma utak atik layer style-nya doang…



Langkah 1
Bukalah Photoshop trus bikin dokumen baru. Terserah situ dah mau bikin berapa pixel besarnya, tapi saya disini menggunakan 1920x1200 pixels. Setelah itu import gambar textur dinding batu bata, anda bisa donlot disini

Langkah 2
Kalo udah klik Image>Adjustments>Hue and Saturation. 0 untuk Hue, 45 untuk Saturation dan -85 untuk Lightness. Trus Klik OK

Langkah 3
Bikin layer baru lagi, trus klik Filter>Render>Clouds. Pastikan warna foreground dan background hitam dan putih. Lalu klik Eraser Tool (E) hapus area kayak gambar dibawah ni ya… trus ganti Blend Mode’nya jadi Color Dodge.


Langkah 4
Import logo yang mau dikasi efek, disini saya pake logo ZEE. Copy layer logomu lalu sembunyikan logo yang asli dengan cara menekan gambar mata pada layer, karna yang kita pake cuman duplikat’nya logo saja. kalo sudah, pilih logo yang udah dicopy tadi, trus klik Filter>Blur>Gaussian Blur. 15 pixels untuk Radius. Klik OK


Langkah 5
Klik Layer>Layer Style, Ikuti gambar dibawah ini buat nyeting layer style’nya.




Langkah 6
kalo udah selesai, jadinya kaya gini…. Gimana..? lumayan kan…. Tapi masih belon REAL, belon kayak sungguhan….


Langkah 7
Lnjut dah… Copy layer’nya biar efek yang kita buat tadi lebih terang, jangan lupa ganti opacity jadi 50%.


Langkah 8
Kita memerlukan layer dari logo yang kita sembunyikan tadi, letakan logo ini paling atas, trus klik Filter>Blur>Gaussian Blur. 100 pixels untuk Radius. Lalu ganti Blend Mode’nya jadi Color Dodge.

Langkah 9
Dengan menggunakan brush, kita bikin bagian dasar dari neon yang kita tempelkan di tembok. Gunakan warna hitam dan geser layer ini dibawah layer neon. Trus klik Layer>Layer Style>Bevel and Emboss. Gunakan gambar dibawah untuk refrensi. Untuk huruf E gunakan 160º untuk angle dan untuk "Z" gunakan 0º.


Langkah 10
Klik Brush Tool (B) pilih brush yang lembut, ganti hardnes’nya menjadi 0, buatlah layer baru dibelakang layer sebelumnya. Lalu buatlah bayangan yang samar.

 
Hasil Akhir……





Gimana .?? gampang kan?...... selamat mencoba ,, Oh ya jangan lupa coment ya…..
Sumber: Abduzeedo

Penasaran..?? Lanjooot disini bacanya.......

EFEK BIAS CAHAYA


Streams of dusty light Tutorial Photoshop
   
Langkah 1: klik Select>Color Range



Langkah 2: pilih Highlights lalu klik Ok

Langkah 3: klik Ctrl + J (ini untuk membuat layer baru diatas layer sebelumnya)
Langkah 4: klik Ctrl + J lagi.

Langkah 5: pilih layer paling atas, lalu klik Filter>Radial Blur.

Langkah 6: Amount: 100, Blur method: Zoom, Quality: Best Sekarang yang paling penting dari bagian keseluruhan proses adalah, pastikan posisi pusat dari Blur Center di bawah arahan sumber cahaya. Sebagai contoh pada gambar kita, sumber kita dari cahaya yang berasal dari pusat sisi kiri dari gambar, sehingga kita akan memposisikan Radial Blur di situ. Lalu klik OK

Langkah 7: klik Ctrl + F klik 2 kali (ini untuk mengulang efek yang telah kita berikan ada Langkah sebelumnya), atau lebih gampangnya ulangi Langkah 6 2kali.

Langkah 8: pilih layer paling atas lalu klik Ctrl + J 2 kali,

Langkah 9: gabungkan menjadi satu 3 layer paling atas, Klik Ctrl-E (pastkan anda tidak salah menggabungkan layer)

Langkah 10: klik layer yang udah kita gabungin tadi, lalu klik Filter>Gaussian Blur.

Langkah 11: geser radius hingga 1.5px lalu klik ok

Langkah 12: pililah layer paling atas
Langkah 13: lalu klik Ctrl-L, atau klik Image-Adjustmen-Levels

Langkah 14: buatlah gambar dibawah sebagai refrensi, masukan angka input levels 0 1.00 136, lalu klik OK


Langkah 15: masih tetap di layer ini, klik Filter>Blur>Gaussian Blur.

Langkah 16: ubah radiusnya menjadi 2.5, lalu klik Ok

Hasil Akhir
 
Gimana..?? Bisa.??..... gampangkan..? jangan lupa coment dibawah ya..??


Penasaran..?? Lanjooot disini bacanya.......
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sang Blogger

Protected by Copyscape DMCA Copyright Search

  © Free Inspiration Blog My Blog by RAInDY Blog

Back to TOP