Welcome to kocomon.blogspot.com
go to my homepage
Go to homepage

Minggu, 08 Mei 2011


Waktu jalan - jalan cari informasi seputar komputer, ga sengaja nemu artikel yang sangat - sangat berguna ini. jadi aja di re-post kesini. Silahkan membaca info yang menarik dan sangat bermanfaat ini....

RAM (
Random Acces Memory) atau sering disebut dengan memori merupakan bagian penting dari sebuah komputer. RAM berfungsi untuk menyimpan dan mengolah data sementara atau juga bisa juga disebut dengan working storage, yaitu berfungsi sebagai tempat meloading program-program yang kita jalankan. Bersifat sementara karena ketika komputer dimatikan data tersebut akan hilang.
 Ketika kita membuka suatu aplikasi/program maka hal tersebut akan menyita kapasitas RAM dan semakin banyak aplikasi yang kita buka (load) maka hal tersebut akan dapat menghabiskan kapasitas RAM yang ada. Akibatnya adalah komputer dapat menjadi crash/hang. Jika sudah demikian, kita dapat kehilangan data yang belum sempat kita simpan pada harddisk dan yang paling menjengkelkan kita harus merestart ulang komputer dan bekerja mulai dari nol lagi.




Untuk mengatasi hal tersebut biasanya kita menambah RAM dengan cara membeli RAM yang baru. Bagi yang berkantong tebal, hal tersebut bukan menjadi masalah yang berarti namun sebaliknya bagi yang berkantong tipis hal tersebut akan menjadi masalah tersendiri karena harus mengeluarkan uang untuk itu.

Ada solusi yang mungkin lebih hemat, yaitu dengan mengoptimalkan flashdisk yang kita punyai untuk dijadikan sebagai RAM. Dengan demikian, kita tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk menambah RAM. Masalah berikutnya adalah apakah hal tersebut bisa dilakukan? Bisa, yaitu dengan menggunakan software khusus yang bernama eboostr.

Installasi Ebooster Pada Komputer
Pertama, kita harus melakukan pengunduhan softwarenya terlebih dahulu. Untuk melakukan download, silakan di sini.

Kedua, setelah file kita download, klik double file eboostr.exe-nya hingga muncul dialog seperti di bawah ini.



Ketiga, pilih bahasa yang dikehendaki (dalam contoh ini saya memilih bahasa Indonesia), kemudian klik OK hingga muncul jendela selanjutnya.



Keempat, klik lanjut saja hingga muncul jendela yang berisi tentang license produk, seperti di bawah ini.




Kelima, kemudian klik “Saya Setuju” hingga akan muncul jendela di mana kita akan meletakkan file instalasi di computer, seperti di bawah ini.


Keenam, jika tidak ingin diubah, klik “maju” saja hingga muncul jendela di mana kita akan meletakkan aplikasi tersebut pada menu Start, seperti di bawah ini.



Ketujuh, klik “install” untuk memulai penginstallan eboostr hingga akan muncul jendela proses installasi seperti di bawah ini.



Kedelapan, tunggu hingga proses installasi selesai. Dan ketika selesai maka kita akan mendapati jendela konfirmasi bahwa untuk menyelesaikan proses installasi computer harus direstart.




Kesembilan, kemudian pilih “reboot sekarang” kemudian klik “selesai”. Pastikan semua aplikasi telah ditutup dan semua data telah kita simpan pada harddisk.

Kesepuluh, setelah restart berarti proses installasi selesai.

Menjalankan Eboostr

Setelah restart dan proses installasi selesai, kita sudah dapat menggunakan aplikasi tersebut.

Pertama, jalankan eboostr dengan cara [Start] >> [All Program] >> pilih eboostr Control Panel hingga akan jendela seperti di bawah ini.




Kedua, klik “tambah” pada menu yang ada di sebelah kanan hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini. Pilih atau klik flashdisk di mana akan kita jadikan sebagai RAM.



Ketiga, pilih OK kemudian tunggu beberapa saat karena computer sedang mengalokasikan File Chace pada flasdisk, seperti di bawah ini.




Keempat, jika berhasil maka kita akan mempunyai dua RAM, yaitu RAM flashdisk dan RAM itu sendiri, seperti kita lihat pada jendela di bawah ini.


 
Kelima, selesai

Dengan menambah RAM tersebut, kecepatan baca menjadi naik beberapa kali lipat, seperti kita lihat pada control panel di atas.

Oh, iya jika ingin menghentikan Flashdisk sebagai RAM maka pada eboostr control panel, klik pada RAM flashdisk kemudian klik menu “lepaskan”. Beres!!!




 
Setelah itu, kita akan melihat hanya RAM yang “asli” saja yang keliatan, seperti di bawah ini.





    
Selamat Mencoba!!!
Download eboostr.exe


Penasaran..?? Lanjooot disini bacanya.......

ilmu sblon part III

. PROSES CETAK SABLON
Saat ini ada 2 jenis proses cetak dengan media T-Shirt, yaitu system cetak digital dan system cetak manual. System cetak digital mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama dalam penggunaan media aplikasi hasil cetaknnya.
Cetak digital pada T-Shirt dapat dilakukan menggunakan mesin printer tertentu dan menggunakan tinta sublimasi, prosesnya sangan cepat. Bisanya jenis gambar yang digunakan adalah foto. Bagi kalangan tertentu jenis digital ini dianggap kurang bernilai seni, karena terlalu banyak mengunakan mesin dan kurang sentuhan tangan manusia. Keunggulannya, sudah pasti hasil cetakannya mendekati hasil gambar sebenarnya dan mampu menampilkan segala jenis warna.
Berbeda dengan system yang bisa di sebut dengan SABLON, system ini lazim digunakan orang dan dianggap memiliki sini tinggi meskipun warna yang dihasilkan terbatas.
Ada beberapa macam alat yang digunakan dalam sablon T-Shirt, yaitu screen, rakel, tinta dan meja sablon.
SCREEN:
Screen merupakan alat utama dalam proses cetak sablon T-Shirt. Screen terdiri dari berbagai jenis ukuran luas. Screen memiliki beberapa ukuran kepadatan yang bisa disebut ( T ), untuk corak yang lembut gunakan screen yang lembut pula, begitu juga sebaliknya, untuk corak kasar gunakan screen kasar pula.
Untuk menyablon T-Shirt bisanya menggunakan screen 45T sampai 92T. semakin besar angkanya, semakin padat anyamanna sehingga lubangnya semakin kecil.
Table berikut berisi ukuran Screenyang bisa digunakan untuk menyablon kain dan sejenisnya. Huruf ‘T’ berarti thick (tingkat ketebalan).

Ukuran
(fabric number per inch)
Tingkat kepadatan
37T
0,02
45T
0,18
54T
0,16
60T
-
63T
0,17
70T
0,16
76T
0,13
83T
0,10
92T
0,09

KETERANGAN:
  • Ukuran 40t sampai 55t digunakan utuk menyablon bahan yang berserat kasar seperti hnduk, karung, dll
  • Ukuran 62t digunakan untuk menyablon spanuk, t-shirt.
  • Ukuran 72t sampai 92t digunakan untuk menyablon kain atau t-shirt dengan motiv lembut




BAHAN CETAK SABLON:
Setelah peralatan sablon tersedia secara lengkap, untuk mengaplikasknnya pada proses produksi diperlukan beraneka macam bahan yang berhubungan langsung dengan proses sablon, meliputi cat, perekat kain, dan kain.

Cat sablon:
Banyak sekali merek dan jenis cat yang digunakan untuk proses sablon t-shirt. Yang dibahas disini jenis cat yang bisa dipakai oleh para sablonerz.
Umumnya sablon t-shirt mengunakan pasta, pigmen dan orin. Semuanya sama saja bedanya terletak pada jenis kain, warna, dan daya tahannya saja.
Cat/tinta yang digunakan untuk menyablon kain adalah cat berjenis waterbase, yaitu jenis cat sablon yang bahan dasar pencampurannya adalah air.
Untuk menyablon kain yang berwarna gelap gunakanlah cat yang dapat memantulkan cahaya, misalnya ORIN. Cat jenis ini dapat memantulkan cahaya serta mencolok/timbul bila disablonkan pada kain berwarna gelap atau pada kain yang terlebih dahulu diblok menggunakan supperwhite. Penyablonan t-shirt akan sempurna hasilnya, warna yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan dan tidak memudar atu luntur setelah dipakai, bilamana memenuhi persyaratan berikut:
  • Menggunakan cat yang benar-benar sesuai dengan jenis kain yang akan di sablon
  • Keenceran dan kekentalan tinta tetap terjaga selama proses penyablonan
  • Pencampuran cat merata pada saat proses penyablonan

Perekat kain:
Salah satu hal yang paling menentukan keberhasilan penyablonan kain adalah posisi kain yang akan disablon. Kain tidak boleh bergerak, mengerut atau mengembang selama proses penablonan. Perekat kain ada yang tidak permanen, yaitu perekat yang kemampuan rekatnya hanya satu kali pakai. Contohnya yang terbuat dari Dextrin, Gom-Rabica, dll. Perekat semipermanen memiliki kemampuan rekat berulang kali tetapi memiliki batas waktu, yaitu Murlex 22, Adhesive Gom, dll. Sedangkan perekat permanen merupakan jenis perekat yang dapat dipakai berulang-ulang kali, yaitu Adhesive H Permanent.
Untuk menggunakan perekat kain, pasta dioleskan secara merata dan tipis sekali diatas permukaan triplek. Setelah itu kain diletakan diatasnya dan diatur sehingga rata seluruh permukaan kaos yang akan disablon.


Kain:
Ada banyak jenis kain yang dijual di pasaran contohnya Katun, Combat, Nilon, dll.


Persiapan Penyablonan:
Untuk menghindari kegagalan atau hasil yang kurang memuaskan dalam proses penyablonan, sebaiknya dilakkan persiapan yang gosong matang. Persiapan yang dilakukan antara lain:
  1. Tinta /cat yang telah dicampur sebelumnya, yang disesuaikan dengan bahan yang akan disablon
  2. Pelarut, untuk membersihkan kain screen yang tersumbat saat proses penyablonan sedang berlangsung dan juga untul membersihkan setelah penyablonan selesai.
  3. Kain pembersih, berupa kain bekas/affal, potongan-potongan kecil dari sisa garmen. Kain ini digunakan untuk membersihkan tinta tinta yang tercecer.
  4. Selotip, digunakan apabila terjadi kebocoran. Hal ini bisa terjadi pada bagian pinggir screen.
  5. Pengencer tinta/cat, untuk mengncerkan tinta yang mengental saat proses penyablonan.
  6. Rakel, usahakan rakel yang akan dipakai proses penyablonan dalam keadaan bersih dari cat sisa/debu. Karna dapat merusak hasil sablonan.
  7. Kain yang akan disablon, letakan pada posisi yang nyaman, agar anda tidak terganggu pada saat proses penyabloonan.
  8. Bubuk talk, untuk membersihkan tangan dari tinta sablon. (ingat kata mama, tangan yang bersih bebas dari kuman)
  9. Tempat untuk mengeringkan hasil sablonan.
  10. Kertas bekas, untuk mencoba hasil sablonan.
  11. Tripleks yang di beri perekat, untuk mencegah kain bergeser pada saat penyablonan








SEDIKIT INFO SEBELUM KITA MELANJUTKAN KE TAHAP PROSES PENYABLONAN:

Untuk sablonan lebih dari satu warna, akan lebih muda bila kain yang akan disablon masih dalam keadaan belum dijahit, yang berupa potongan kain sesuai pola t-shirt. Hasilnya akan lebih presisi(tau gak artinya presisi?)(wah sama, saya juga gk tau ^ ^a). agar penempatan berbagai warna dalam satu kesatuan gambar tidak menimbulkan celah antar warna.
Oh ya, lebar gambar untuk t-shirt bisanya 40 x 60 cm. untuk mendapatkan hasil cetakan yang bagus dan bersih, maka, atas, bawah, kiri, kanan screen harus dilebihkan sekitar 5cm atau lebih,dari lebar gambar. Hal ini dimaksudkan agar cat/tinta dapat ditempatkan pada screen tanpa harus mengenai gambar.

Cara menggunakan rakel pada saat proses penyablonan:
  1. Tarik rakel dengn teknan yang merata, dan jangan berhenti ditengah-tengah screen.
  2. Tempatkan cat/tinta secara merata pada atas screen(pada bagian yang tidak terkena gambar).
  3. Pada saat menarik dan mendorong rakel, usahakan posisi rakel miring sekitar 450 sampai 600(wah gak perlu sampe beli busur segala boz.. cukup dikira-kira saja)


PROSES PENYABLONAN SATU WARNA
Proses penyalonan satu warna dapat dilakukan tanpa menggunakan meja sablon, dapat dilakukan dimeja biasa atau pada setiap permukaan yang rata, karna tidak memerlukan pengepasan dengan warna yang lain.
Bila menggunakan kain yang telah dijahit berbentuk t-shirt, masukan tripleks yang telah diberi perekat kedalam t-shirt, ukuran tripleks harus lebih besar dari ukuran gambar. Lebih pastinya Langkah langkahnya akan di jelas kan sebagai berikut:

  1. Berikan alas berupa tripleks  tipis yang telah diberi lapisan lem perekat secara merata, pada bagian dalam t-shirt yang akan disablon 



  1. Tuang secara merata cat sablon pada sisi dimana penarikan rakel akan dimulai.




  1. Aduk-aduk cat menggunakan rakel pada sisi tersebut sehingga benar-benar tercampur rata dan siap digunakan.



  1. Tempelkan screen pada permukaan t-shirt sesuai posisi yang diinginkan dan kemudian tarik rakel dengan tekanan yang cukup dan merata.


  1. Tarik rakel lagi pada posisi awal, lakukan dengan DUA KALI tarikan agar mendapatkan gambar yang maksimal.
  1. Angkat screen secara perlahan. Hindari pergeseran screen dengan t-shirt karena akan menyebabkan hasil sablon melebar atau pecah tergores screen.


Untuk proses penyablonan lebih dari satu warna, sebenarnya sama saja seperti cara yang diatas. Bedanya, anda harus melakukannya berulang-ulang sesuai dengan jumlah warna yang ada. Singkat kata, (karna ini sudah subuh dan saya harus buru mandi biar ga telat) Untuk langkah-langkah penyablonan dengan banyak warna seperti ini.



                                    Tahap pertama        Tahap ke dua       Hasil Akhir



Selesai sudah saya berbagi ilmu tentang sablon menyablon ini…., kali kalo ada pertanyaan ato usulan koment aja tuh dibawah ….
Penasaran..?? Lanjooot disini bacanya.......

ilmu sablon part II


    1. PROSES AFDRUK KE SCREEN

    Kertas kalkir yang sudah kita gambar akan di aplkasikan diatas screen melalui proses afdruk. Usahakan untuk satu warna gunakan satu screen agar sewaktu mengganti warna yang lain anda tidak perlu menunggu penghapusan screen yang telh dipakai sebelumnya.jadi bila gambar menggunakan 5 warna, maka digunakan 5 screen.
    Untuk obat afdruk, gunakan obat afdruk berupa Emulsion dan Senitizer. Emulsion merupakan bahan kimia yang akan membentuk gambar dari bayangan klise pada screen atau proses dari gambar negative menjadi gambar positif. Sedangkan Senitizer, merupakan bahan pencampur emulsion yang peka terhadap cahya matahari atau cahaya lampu.
    Ada banyak obat afdruk yang di jual di pasaran dengan harga terakhir saya beli sekitar Rp.30.000 – 50.000, dengan kualitas berbeda –beda.

    1. Langkah – Langkah Melapisi Screen Dengan Obat Afdruk
    1. Melapisi screen dengan obat afdruk.
    Gunakan rakel atau mistar mika untuk melapisi seluruh permukaan baik luar maupun dalam screen secara merata dan tipis. Untuk meratakanya, tarik rakel dari bawah ke atas, dari kiri ke kanan secara merata, Pelapisan screen menggunakan obat afdruk haruslah merata dan tidak boleh ada yang sampai bocor.
    1. Proses pengeringan
    Setelah screen selesai dilapisi, keringkan screen dengan membiarkannya di ruangan gelap atau menggunakan lampu berwarna merah selama satu jam. Jika ingin lebih cepat gunakan hair dryer atau kipasi menggunakan kipas angin hingga permukaan screen benar benar kering. Jangan sampai terkena cahaya, debu atau air, karna dapat menyebabkan kegagalan saaat proses pencahayaan nanti. Tanda- tanda screen telah kering antara lain: jika anda ketuk bagian pinggir, screen akan berbunyi seperti genderang.
    Setelah kering lebih baik langsung lakukan proses pencahayan, sebab kalau lewat dari 5 – 6 jam maka daya obat afdruk terhadap cahaya akan hilang


    2. Proses Pencahayaan
    1. Pemindahan Gambar Ke Screen
    Pencahayaan dilakukan untuk menghilangkan lapisan obat afdruk yang tidak di perlukan, atau untuk membuat jalan cat keluar. Pencahayaan pada proses afdruk ada dua macam, yaitu menggunakan cahaya matahari, dan menggunakan cahaya lampu, baik lampu pijar atau lampu TL. Keunggulan menggunakan cahaya matahari adalh hemat biaya, Dan kekurangannya adalah, jika matahari sedang tidak bersahabat atau mendung, proses afdruk akan gagal.
    Dan karena dijaman yang modern ini maka saya disini akan membahas proses pncahayaan menggunakan lampu saja. Tapi jika anda ingin menggunakan cahaya matahari, anda bisa bertanya kepada saya nanti. Okeh….

    Sekarang kita bahas mengenai pencahayaan.

    Setelah screen benar benar kering, letakan kertas kalkir yang sudah kita gambar tadi, dengan posisi gambar berada di bawah screen, lalu tumpuk bagian atas screen menggunakan kertas berwarna hitam, atau bisa juga menggunakan kertas kresek hitam. Diatas kresek hitam tumpuk dengan, atau spon sesuai ukuran (besarnya spons memakai ukuran lobang screen yang dipakai) tebal busa sekitar 2 – 5 cm. Lalu tumpuk lagi bagian atas spons menggunakan benda berat, seperti buku telfon, bongkahan batu paving, atau benda berat lainnya. Untuk seberapa lama waktu yang digunakan dalam proses penyinaran tergantung dengan kondisi tempat anda, untuk kondisi normal biasanya sekitar ± 5 menit.

    Batu paving
    Spons
    Kertas hitam
    Screen
    Gambar


    3. Prose Penyemprotan Screen
    Setelah pencahayaan selesai, lepaskan kertas kalkir dan akan terlihat bayangan gambar di screen agak keputih putihan dan perbedaan tajam antara daerah gambar dan bukan daerah gambar. Setelah itu lakukan penyemprotan menggunakan semprotan yang bisa digunakan untuk memandikan burung.
    Ada beberapa teknik pada proses penyemprotan/pelepasan obat pada screen yaitu:
    1. dengan cara merendam screen yang telah disinari tadi kedalam air hangan 600C sampai 700C, sampai bagian gambar menjadi berlubang dan bersih.

    ATAU

    2. siramkan air dingin ke sisi depan dan belakang berulang ulang hingga terlihat gambar yang telah kita buat pada proses pertama tadi. Setelah itu oleskan sabun cream pada daerah gambar sisi depan dan belakang, kemudian siram dengan air dingin hinga bekas sabun hilang. Sabun cream berguna untuk mencegah daerah gambar buntu kembali setelah screen kering. Setelah itu baru keringkan kematahari tanpa terkena langsung sinarnya, atau taruh pada ruangan panas.

    ATAU

    3. masukan screen kedalam bak mandi lalu diamkan selama beberapa menit, jika dalam berapa menit gambar yang terlepas di screen belum sempurna, lakukan penyemprotan secara hati-hati pada bagian yang belum sempurna hinga gambar terlihat sempurna di screen.


    Apabila ada bagian yang sulit dilepas semprot screen menggunakan semprotan dengan tekanan yang tinggi. Setelah gambar terbentuk sempurna bersikan dengan air hangat bersuhu 350C selama satu menit. Setelah itu siram dengan air dingin dan keringkan.
    Apabila bocor karena gambar rusak, kerusakan itu dapat ditutup dengan obat afdruk memakai kuas kecil. Setelah itu, screen dijemur kembali hingga bagian tambalan tadi mengering.

    Oh ya, pada saat digunakan untuk menyablon, screen akan termehek-mehek , tergesek-gesek rakel berulang-ulang. Agar screen tidak cepat aus, screen yang telah di afdruk/(telah melewati tahap pencahayaan), sebaiknya diberi lapisan penguat yang dapat di temukan di toko bangunan percetakan terdekat.





    4. Proses Penghapusan
    Setelah dipakai screen perlu dibersihkan agar bilamana anda ingin memakainya kembali, dapat diperoleh hasil yang tetap memuaskan. Dan screen harus dibersihkan sebersih-bersihnya. Kalau dalam membersihkan screen kurang bersih ini mengakibatkan:
    • Daya rekat obat afdruk akan buruk
    • Daerah gambar/corak buntu dan buruk
    • Terbuangnya waktu untuk koreksi daerah gambar corak

    Dengan berhati-hatinya anda membersihkan screen, ini menentukan kualitas dan tahan lamanya dari gambar yang anda buat, dan ini Penting dalam menyiapkan screen yang akan kita pakai kembali. Salah satu sebab kegagalan dalam pembuata gambar adalah buntunya screen.

    Sebenarnya proses penghapusan ini sama dengan proses afdruk, bedanya, anda tidak perlu kawatir terhadap cahaya karena proses ini tidak ada sangkut pautnya dengan cahaya. Ada bisa membeli obat hapus di toko bangunan percetakan terdekat. Dengan merek/brand yang bermacam-macam.

    Cara menghapus screen menggunakan pasta hapus (anda bisa membelinya di toko percetakan):
    • Bersihkan screen yang telah dipakai dari sisa sisa cat menggunakan cairan khusus atau sejenisnya.
    • Bila sudah bersih dari cat, gosok screen anda dengan sabun cream agar sisa tinta/cat hilang.
    • Lalu oleskan obat hapus yang anda miliki
    • Diamkan selama 3 menit
    • Lalu semprot screen dengan tekanan yang kuat hingga bersih
    • Jika sudah bersih oleskan kembali sabun cream secara merata agar sisa-sisa obat menghilang
    • Cuci screen dengan air hingga bersih dari sisa sabun (lakukan berkali-kali hingga benar benar bersih)
    • Jemur / keringkan

    selanjutnya
Penasaran..?? Lanjooot disini bacanya.......
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sang Blogger

Protected by Copyscape DMCA Copyright Search

  © Free Inspiration Blog My Blog by RAInDY Blog

Back to TOP