Welcome to kocomon.blogspot.com
go to my homepage
Go to homepage

Rabu, 22 Juni 2011

Belajar Sablon Kaos


Dalam halaman ini saya akan membahas tentang SABLON, Sablon kaos khususnya.
Pembahasan tentang cetak sablon T-shirt ini terbagi dalam 3 bagian, yaitu pembuatan klise, proses afdruk screen, dan proses ceteak sablon.




1. PEMBUATAN KLISE

Untuk membuat klise atau film, ada dua cara, yaitu secara manual dan menggunakan komputer.

  • Pembuatan klise secara manual

(Jika anda membuat klise dengan komputer lewati bagian ini.)
Proses pembuatan klise meliputi separasi warna. Proses ini dapat dilakukukan secara manual mengunakan kertas kalkir atau Kodaktrace. Untuk klise kertas kalkir menggunakan tinta cina, (atau dapat juga memakai printer), atau rapido. Sedangkan untuk kodaktrace menggunakan tinta abdek.

Baik orang maupun alat pembuat klise bisa disebut tracer atau penjiplak, karena yang dikerjakan tracer adalah menjiplak gambar dengan memisahkan setiap warna kedalam satu lembar filem kodaktris atau kalkir. Jika gambar menggunakan 5 warna maka dibuatkan 5 lembar film masing masing dengan warna berbeda.

Untuk membuat klise secara manual diperlukan alat dan bahan sebagai berikut:

  1. Meja Gambar

Meja pembuatan klise atau film yang baik harus memenuhi syarat sebagai berikut:
a. terdapat alas yang sedikit miring dengan kaca setebal 5 mm sebagai tempat film/gambar
b. terdapat sedikit bidang datar pada meja untuk meleteakan tinta dan peralatan gambar lain.
c. memiliki sumber cahaya yang cukup untuk bagian atas, sementara bagian bawah meja diberi lampu pijar yang cukup terang.
d. posisi meja buatlah senyaman mungkin dengan tempat anda duduk
e. meja dalam kondisi kokoh dan tidak mudah goyang.


2. Alat Gambar

Alat gambar ini berupa satu set peralatan gambar yang meliputi:
a. satu set jangka
b. trekpen
c. kuas berbagai jenis
d. pena, penggaris berbagai jenis


3. Tinta Gambar

Tinta yang dipakai untuk menggambar diatas permukaan klise/ film berupa cat abdek atau rapido.


Untuk membuat klise, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Tempatkan gambaran yang telah di desain di bawah kodaktrace. Supaya tidak bergerak , pasang selotip atau isolasi transparan di setiap sisinya.
  • Dengan bantuan cahaya dari bawah meja, maka proses penjiplakan dapat dilakukan dengan kuas atau pena, tergantung jenis garis yang di jiplak.
  • Terlebih dahulu berikan tanda silang pada klise yang akan digunakan untuk menggambar pada keempat sudutnya. Gunanya adalah sebagai patokan posisi, agar gambar tidak berubah posisinya.
  • Proses penjiplakan sebaiknya dilakukan dengan memilih warna yang lebih uda dahulu, baru kemudian disusul dengan warna yang lebih tua. Setiap warna dibuatkan klise sendiri. Setelah klise pertama selesai, klise ke dua sebaiknya ditempatkan diatas klise pertama. Jangan lupa beri selotip agar posisinya tidak berubah. Gambar desain asli etap di posisi paling bawah.




  • Pembuatan klise dengan menggunakan komputer

Pada pembuatan klise menggunakan komputer dapat langsung dilakaukan pemisahan warna pada saat proses print diatas kertas kalkir atau plastik mika dilakukan. Hal ini bisa di sebut dengan istilah repro atau separasi warna.
Untuk membuat klise, peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

a. Hardware
untuk perangkat keras yang dibutuhkan adalah:
1.Satu unit perangkat komputer dengan kemampuan:
a). dapat menampilkan grafik terbaik, yang ditentukan VGA.
b). kemampuan kerja yang cepat tanpa mengalami hang. Hal ini di tentukan oleh memori, semakin cepat komputer mengakses perintah yang kita berikan. Setidaknya menggunakan memori 512 MB atau yang lebih tinggi.

2. Printer laserjet
Printer laserjet ini harus dapat mencetak di kertas beruuran A3 karena ukuran T-shirt sekitar 40 x 60 cm. Jangan menggunakan printer dengan warna inkjet dyes kaarena tintanya tidak dapat menempel kuat pada kertas kalkir. Printer lasaerjet menggunakan tinta toner berwarna hitam pekat yang dapat menghambat cahaya pada saat proses afdruk.
3. Scanner
Scanner ini harus memiliki resolusi yang babik agar gambar yang diperoleh dapat menyamai aslinya.

b. Software
1. CorelDraw X4 atau versi sebelumnya, InkDesign, Photoshop atau software design grfis lainya.
2. system operasi Windows XP atau Linux

c. Kertas Kalkir
Gunakakn kertas kalkir dengan ketebalan yang cukup. Jagan terlalu tipis agar gambar yang dihasilkan tidak mengkerut dan jangan pula terlalu tebal, karena dapat menghambat cahaya pada proses afdruk. Permukaan kertas harus rata.

Setiap Software design grafis telah menyediakan fasilitas cetak separasi warna. Komputer secara otomatis akan mencetak per-warna.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sang Blogger

  © Free Inspiration Blog My Blog by RAInDY Blog

Back to TOP